header-int

Kabupaten Mojokerto Bentuk Insan GenRe Menuju Generasi Emas 2045

Sabtu, 07 Apr 2018, 23:21:57 WIB - 173 View
Share
Kabupaten Mojokerto Bentuk Insan GenRe Menuju Generasi Emas 2045

Rabu, 4 April 2018, bertempat di Aula Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan  (P2KBP2) Kab. Mojokerto, beberapa sekolah yang kemarin menjuarai Lomba PIK-R tingkat kabupaten mendapatkan pembinaan termasuk diantaranya SMKN 1 Dlanggu. Selain SMA dan SMK, hadir juga perwakilan PIK remaja dari STIKES PPNI, STIKES Dian Husada bersama dengan pembina masing-masing.

"Kami mengundang Bapak/ Ibu pembina dan adik-adik anggota PIK remaja untuk mensosialisasikan program GenRe dan Pembentukan Insan GenRe di Kabupaten Mojokerto. Dimana Program GenRe (Generasi Berencana) adalah program BKKBN dengan sasaran pada remaja yang tujuan utamanya adalah untuk melaksanakan Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP)," jelas Heri Prasetyo, SH,MM selaku Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga dalam sambutannya.

Pada kegiatan ini juga diungkap data piramida penduduk Jatim 2017 dimana prosentase remaja mencapai angka 23,36% atau 9.318.408 orang. Tentu ini bukan jumlah yang sedikit dan akan menimbulkan persoalan kedepan jika tidak dibina secara baik. Menurut sumber dari Bappenas 2014 yang diolah kembali oleh Ditrenduk, 2014, remaja Indonesia pada tahun 2018 akan mencapai jumlah 67.097.970 orang. Dan tahun 2019 bertambah menjadi 67.408.207 orang. "Inilah yang perlu diketahui 10-20 tahun kedepan kalian adalah bonus demografi Indonesia. Ditangan remaja tersimpan tanggung jawab besar untuk dirinya, keluarga dan negara. Selain itu permasalahan yang mengintai remaja yaitu: Seks pranikah, pernikahan dini, kehamilan remaja, HIV/ AIDS dan Napza," imbuh Heri Prasetyo pada sesi sosialisasi.

Pada sesi kedua, materi yang sangat menarik juga disajikan kepada para peserta dengan judul GenRe mencegah stunting. "Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Sekitar 20,2% bayi yang dilahirkan stunting disebabkan karena usia ibu yang terlalu muda atau dibawah 21 tahun. Sehingga dengan GenRe dengan pendewasaan usia pernikahan (PUP) akan memberikan kesempatan yang lebih baik secara fisik dan psikologis", terang Anita Cindy W.P, S.Psi yang menjabat sebagai Kasi Bina Ketahanan Remaja Dinas P2KBP2 Kab. Mojokerto.

Diakhir materi juga diberikan kesempatan diskusi yang disambut antusias oleh para peserta. Setelah puas berdiskusi peserta diarahkan untuk membentuk Organisasi Insan GenRe Kab. Mojokerto yang didalam kepengurusannya ada perwakilan pelajar, mahasiswa dan unsur Pramuka saka Kencana. Tentunya semua pihak berharap hasil kegiatan ini akan menjadi semangat baru dalam mewujudkan generasi emas 2045 yaitu generasi yang semakin berkualitas. (*Bid.Humas)

smkn1dlanggu SMKN 1 Dlanggu adalah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri yang berbasis Teknologi dan Pariwisata untuk mencetak lulusan yang siap menjadi professional muda di bidang teknologi dan pariwisata, berjiwa religius, cinta tanah air serta berwirausaha. Dengan dukungan sumber daya manusia pengajar yang berkuwalitas dan sarana prasarana yang lengkap demi menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri Indonesia
© 2018 SMK Negeri 1 Dlanggu Follow SMK Negeri 1 Dlanggu : Facebook Twitter Linked Youtube